goresan ika

the world through my eyes

untitled July 19, 2010

Filed under: Uncategorized — goresanika @ 10:05 pm
Tags:

kini kusadari
betapa manisnya sebuah pemahaman
setelah berbagai tanya menghinggapi
setelah berbagai asumsi menghantui

sungguh kurindu rasa itu
rasa nyaman bersamamu
tanpa harus takut
tuk jadi diriku sendiri

semoga manisnya harapan
dan indahnya angan kita
disertai rasa percaya
dan cinta yang tak bersyarat

 

kau dan aku hanya manusia July 18, 2010

Filed under: Uncategorized — goresanika @ 6:16 pm
Tags:

sudah kuputuskan
bahwa aku akan belajar memahami
bahwa kita manusia yang berproses
bahwa setiap hal yang terjadi membentuk kita semakin kuat
bahwa kau dan aku tak selalu sama
bahwa kau dan aku kadang berbeda
bahwa kau dan aku hanya manusia
maafkan ekspektasiku yang terlalu muluk-muluk
maafkan tingkahku yang tak selalu buatmu nyaman
maafkan ujarku yang tak selalu bisa menentramkanmu
kucoba tuk pahami bahwa kau dan aku hanya manusia

 

untitled July 18, 2010

Filed under: Uncategorized — goresanika @ 4:57 pm
Tags:

Dan hati pun tak imun dari rasa jenuh. Sebagaimana terungkap siang itu, kau bilang kau jenuh dengan rutinitas kita. Kau tegaskan bahwa kau tak jenuh pada hubungan kita, namun pada aktivitas yang kita lakukan bersama tiap harinya.
Aku paham keduanya berbeda, namun tetap saja tak mudah mengatakan pada diri sendiri bahwa itu dua hal yang berbeda. Limbung rasanya duniaku. I should have seen it coming and i blame myself for not taking action to precaution it.
Aku tak bermaksud membuatmu merasa bersalah. Sungguh, jika reaksiku emosional, kuminta maaf.
Sakit memang… Kucoba menerjemahkan dan mencerna setiap kata yang kau ungkapkan. Sekuat hati kucoba meyakinkan diriku bahwa kita akan baik-baik saja, bahwa kita akan menemukan jalan keluar yang terbaik.
Mungkinkah kesedihanku berlebihan? Ah, aku tak tahu. Saat ini bagiku itu terasa wajar. Mungkin memang aku masih beruntung, karena ini bukan akhir hubungan kita, tapi sakitnya tak bisa kubedakan. Tentu perih, tentu muncul berbagai pertanyaan. Akankah kita sanggup melaluinya?
Hati tak imun dari jenuh, namun kuharap cinta dapat menuntun kita menuju sebuah solusi.

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 80 other followers